Jumat, 12 November 2010

Vaksin Kanker Serviks HPV

Para peneliti telah bekerja keras untuk mengembangkan vaksin untuk menangkal virus papiloma yang biasa disebut dengan HPV (Human Papiloma Virus). HPV merupakan PMS yang menginfeksi jutaan orang setiap tahun. Meskipun banyak kasus HPV akan hilang sendiri tanpa pengobatan, namun  tetap ada kekhawatiran karena HPV adalah penyebab utama kanker serviks. Dengan pengetahuan tentang vaksin HPV ini dan penggunaanya pada wanita maka diharapkan perkembangan penyakit kanker serviks dapat ditekan dan dikurangi.

Vaksin Kanker Serviks HPV


Perlu diketahui, bahwa di Amerika Serikat saja  yang merupkan negara maju kejadian infeksi HPV pada wanita berusia antara 18 dan 22 adalah 50%. Apalagi dinegara baru berkembang yang memiliki akses terbatas pada perawatan medis bisa dikatakan infeksi penyakit ini  bisa jauh lebih tinggi. Dikatakan juga 80% kematian akibat kanker serviks didunia terjadi di negara-negara berkembang.

Beberapa faktor mengenai vaksin HPV yang perlu dipertimbangkan adalah:
  • Usia di mana vaksinasi harusdiberikan. Beberapa ahli medis berpendapat bahwa vaksin HPV harus diberikan pada perempuan yang masih muda sebelum mereka menjadi aktif secara seksual. Ini berarti vaksin HPV akan diberikan pada usia remaja.
  • Pap smear masih perlu dilakukan. Wanita perlu tetap waspada dengan  melakukan pap smear test tahunan meskipun telah menerima vaksin HPV. Meskipun vaksin HPV dapat mengurangi timbulnya kanker serviks, tapi harus diingat bahwa ada sebab lain yang juga bis menimbulkan kanker serviks. Pap smear dapat mendeteksi adanya kelainan dini dengan akurasi yang sangat tinggi  dan dengan kondisi yang masih dini ini tentunya akan lebih mudah menanggulangi  penyakit kanker serviks yang berbahaya ini.

Vaksin HPV tentu bisa mencegah penyakit kanker serviks. Seperti halnya penyakit menular seksual lainnya , pencegahan penyakit lebih baik daripada mengobatinya. Ketika seorang wanita melakukan  seks aman dengan pasangan tetap, melakukan pap smear tahunan  serta sudah pernah melakukan vaksin HPV maka  ia memiliki kesempatan untuk selamat dari ancaman kanker serviks. -Carmen Peralta-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar